Gerbang Daerah
> >

Sawah Seluas 73 Ha, Tidak Panen Bulan Juni Di Kabila

Selasa, 10 Jun 2025
Sumber Gambar : Dokumentasi BPP Kabila

(KABILA). Luas lahan sawah produktif di Kecamatan Kabila adalah 526 Ha. lahan tersebut tersebar di 12 Desa / kelurahan dengan luasan yang berbeda. Luas lahan tersebut termasuk dalam program Luas Tambah Tanam (LTT) Reguler. berdasarkan kondisi lapangan, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kabila membagi areal sawahnya dalam 3 (tiga) Kluster, yaitu Kluster 1 Luas (235 Ha) meliputi Desa Toto Selatan, Poowo Barat dan Poowo, Kluster 2 mencakup Desa / Kelurahan Dutohe, Dutohe Barat, Tanggilingo dan Padengo (Luas 204 Ha) Serta Desa / Kelurahan Oluhuta, Oluhuta Utara, Talango Tumbihe dan Pauwo masuk dalam Kluster 3 (Luas 87 Ha).

Pembagian Kluster tersebut merujuk pada tingkat keseragaman jadwal tanam dan sistem pengairan. berdaraskan pada keadaan yang ada, Kluster 1 dan kluster 2 tidak berbeda jauh waktu penanamannya, hal tersebut disampaikan oleh salah satu penyuluh pertanian di BPP Kabila Jeny Kuka. "Terdapat 7 (tujuh) Desa / dan kelurahan yang tergabung dalam kluster 1 dan 2 melakukan penanaman secara serentak, sehingga waktu panennya akan berlansung diwaktu yang sama seperti saat ini"kata Jeny. 

hal senada juga disampaikan oleh Mantri Tani wilayah Kecamatan kabila Yohan Ntoi, dari potensi lahan sawah LTT Reguler terdapat 86% lahan sawah akan panen sampai Bulan Juni. "Data Luas Tanam Pebruari dan Maret Tahun 2025, seluas akan panen dibulan Juni dan sisanya seluas 73 Ha tidak bisa dipanen pada Bulan juni karena masih fase Vegetatif dan sebagiannya lagi baru masuk fase generatif"kata Yohan.

wilayah yang belum melakukan panen pada Bulan Juni adalah Kluster 3, dan Luas panen wilayah Kabila hingga tanggal 10 Juni 2025 adalah seluas 56,2 Ha. Dengan kondisi cuaca yang mendukung, kegiatan panen padi bisa lebih cepat diselesaikan.

untuk musim panen 1 Tahun 2025 ini, hasil produksi gabah cukup bervariasi. sebagaimana yang disampaikan oleh salah satu petani anggota kelompok tani Iloluneta 2 Desa Poowo Ibrahim Yunus. " Hasil panen musim ini, berbeda-beda ditingkat petani. untuk lahan garapan saya seluas 0.6 Ha sebelumnya hanya 42 Karung atau 4.704 Kg GKP, panen saat ini mencapai 5.936 Kg GKP (53 Karung)" Kata Ibrahim.

lebih Lanjut Ibrahim menegaskan bahwa hasil produksi sawah tergantung pada pengelolaan sawah itu sendiri, mulai dari pemilihan benih, pengolahan lahan, penanaman, pemupukan serta pengendalian hama dan penyakit. lebih utama adalah pemilihan waktu tanam berdasarkan pada kearifan lokal yang berlaku dimasyarakat gorontalo.

ditanya soal rencana Musim Tanam berikutnya, Ibrahim menegaskan jika merujuk pada kearifan lokal Petani Gorontalo maka Musim tanam berikutnya adalah "Ta`uwa", sehingganya waktu tanam diprediksi akan berlangsung pada bulan Juli-agustus nanti. "karena musim tanam berikut adalah Ta`uwa, Insya Allah Hasil panennya akan lebih baik dari yang ada saat ini"Harap Ibrahim dengan optimis.

 

Penulis:

SUWANDI SAID

BPP Kabila Kab. Bone Bolango

Gorontalo.

Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook