Gerbang Daerah
> >

SOSILISASI SEKOLAH LAPANG TEMATIK PENERAPAN TEKNOLOGI PERTANIAN BAGI PETANI DI LINGKUNGAN KECAMATAN RUPAT UTARA

Jum'at, 04 Jul 2025
Sumber Gambar : Penyuluhan Pertanian Kecamatan Rupat Utara Tahun 2025

23 Juni 2025 - Diadakan  Sosilisasi sekolah lapang tematik penerapan teknologi Pertanian bagi petani di lingkungan Kecamatan Rupat Utara. Peserta yang hadir berjumlah 100 orang dari 10 kelompok tani. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menyebarluaskan pengetahuan serta keterampilan baru kepada petani mengenai penerapan teknologi dalam kegiatan pertanian. Kegiatan ini melibatkan berbagai tahapan, mulai dari sosialisasi, rembug tani, kursus tani, dan diakhiri dengan demonstrasi hasil di lapangan (farmer field day).

Hadir dalam kegiatan ini yaitu Panut, S.Pd mewakili Camat Rupat Utara, M.Taufik mewakili Kepala Desa Tanjung Medang dan Tatik Suprapti, SP mewakili Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkalis.

Tatik Suprapti, SP selaku Koordinator Penyuluh Pertanian menyampaikan  “Sekolah Lapang (SL) merupakan bentuk sekolah yang seluruh proses belajar-mengajarnya dilakukan di lapangan, yakni dilaksanakan di lahan kelompok tani  dengan maksud meningkatkan produksi komoditas pertanian yang mereka lakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali potensi, menyusun identifikasi dan mengatasi permasalahan, serta menerapkan teknologi yang sesuai dengan sumber daya yang ada secara sinergitas dan berwawasan lingkungan. Sehingga, usaha tani diharapkan bisa lebih efisiensi, produktivitas tinggi dan berkelanjutan”.

Besar harapan agar sekolah lapang ini dapat mendukung Gerakan Tani Pro-Organik (Genta Organik) dari Kementerian Pertanian yang bertujuan untuk mendorong penggunaan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah sebagai alternatif terhadap pupuk kimia yang mahal.  Diharapkan setelah adanya pelatihan ini petani dapat melakukan budidaya pertanian menggunakan biaya yang relatif rendah karena menggunakan bahan-bahan yang didapat dari lingkungan sekitar.

Kegiatan ini tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pada aplikasi praktis melalui demonstrasi di lapangan, yang dikenal sebagai demplot. Demplot ini berfungsi sebagai model bagi petani untuk melihat langsung bagaimana pertanian organik dapat diterapkan dan manfaat yang dapat diperoleh dari praktik tersebut. Dalam sosialisasi ini, peserta diberikan informasi dasar tentang pembuatan pupuk organik padat dan cair, serta penggunaan Mikroorganisme Lokal (MOL) untuk pembuatan pupuk hayati. Ini adalah langkah penting dalam mendukung petani untuk memproduksi pupuk mereka sendiri, yang tidak hanya lebih hemat biaya tetapi juga lebih baik untuk kesehatan tanah dan lingkungan.

Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook