Budidaya padi gogo dan sawit dapat diintegrasikan melalui program tumpang sari, dimana padi gogo ditanam di lahan perkebunan sawit, terutama pada tanaman sawit yang belum menghasilkan atau dalam fase peremajaan. Tumpang sari ini merupakan upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan petani.
Budidaya Padi Gogo di Lahan Sawit:
Tumpang Sari:
Padi gogo ditanam di antara tanaman sawit, baik pada lahan yang baru ditanami sawit maupun yang sedang dalam fase peremajaan.
Manfaat:
Persiapan budidaya padi gogo dan kelapa sawit memerlukan perhatian khusus pada lahan, pemilihan bibit, dan teknik penanaman yang tepat. Untuk padi gogo, penting untuk memilih varietas unggul yang tahan kekeringan dan penyakit, serta melakukan pengolahan lahan yang baik dan pemupukan yang sesuai. Sedangkan untuk kelapa sawit, persiapan lahan meliputi pembersihan lahan, pembuatan lubang tanam, dan penanaman bibit yang berkualitas.
Persiapan Budidaya Padi Gogo:
1. Pemilihan Lahan:
Padi gogo cocok ditanam di lahan kering, termasuk di sela-sela tanaman kelapa sawit muda. Pastikan lahan memiliki drainase yang baik.
2. Pengolahan Lahan:
Lahan dibersihkan dari gulma dan sisa tanaman, kemudian diolah dengan bajak atau garu untuk menggemburkan tanah.
3. Pemilihan Bibit:
Pilih varietas padi gogo yang unggul, tahan kekeringan, dan memiliki produktivitas tinggi. Beberapa varietas yang direkomendasikan antara lain Dogor, Situ Patenggang, dan Inpago 6.
4. Teknik Penanaman:
Terdapat beberapa teknik penanaman padi gogo, seperti tanam sebar, tanam larik, atau tanam tugal. Jarak tanam dan jumlah benih per lubang perlu disesuaikan dengan kondisi tanah dan varietas yang ditanam.
5. Pemupukan:
Berikan pupuk dasar yang mengandung unsur N, P, dan K sesuai dengan hasil analisis tanah. Pemupukan susulan dapat dilakukan sesuai kebutuhan tanaman.
6. Pengendalian Gulma:
Lakukan penyiangan gulma secara manual atau menggunakan herbisida untuk mencegah persaingan unsur hara.
7. Pengendalian Hama dan Penyakit:
Lakukan pengamatan rutin terhadap serangan hama dan penyakit. Jika diperlukan, gunakan pestisida yang ramah lingkungan.
8. Panen
Padi gogo biasanya dipanen setelah 3-6 bulan, tergantung varietasnya.
Panen padi gogo dapat dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan kondisi tanaman.
Dengan menanam Tumpang Sari Padi Gogo di Lahan Kelapa Sawit Memanfaatkan lahan kosong Padi gogo dapat ditanam sebagai tanaman sela di antara tanaman kelapa sawit muda (0-3 tahun).
Tumpang sari ini dapat memberikan manfaat ganda, yaitu menambah pendapatan petani dari hasil padi gogo, serta mengurangi gulma dan meningkatkan kesuburan tanah. Dan yang diperhatikan jarak tanam padi gogo agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman kelapa sawit.
Dengan perluasan areal tanam padi gogo dan tanaman kelapa sawit di lahan kering ini menjadi tumpuan besar pemerintah Indonesia untuk meningkatkan produksi padi nasional. Upaya Pemerintah dalam mendorong perluasan tanam padi di lahan kering merupakan salah satu strategi dalam menyokong peningkatan produksi padi sawah dan tanaman kelapa sawit ini diharapkan bisa mendukung swasembada pangan dan dapat memberikan manfaat bagi petani serta mendukung keberlanjutan sektor pertanian dan Perkebunan.
Penulis: Ricky Feryadi
Penyuluh Pertanian Pusat

Pendayagunaan Penyuluh Pertanian Mendukung Swasembada Pangan Melalui Desiminasi Teknologi Informasi
REDAKSI
Tentang KamiKontak