Sawah pokok Murah (SPM) adalah salah satu upaya bertani sawah dengan memanfaatkan sumberdaya lokal , tanpa pengelolaan tanah dan tidak memerlukan biaya yang mahal. Inovasi ini selaras dengan metode dan tujuan pertanian berkelanjutan yaitu memberikan berbagai manfaat yang signifikan baik bagi lingkungan maupun peningkatan ekonomi masyarakat.
Berawal dari gagasan seorang mantan Kepala Dinas Pertanian Propinsi Sumatera Barat Bapak Ir.Joni maka Sawah Pokok Murah muai dikembangkan dikabupaten/kota Propinsi Sumatera Barat sejak tahun 2023 termasuk di Kabupaten Solok. Karena Pelaksanaan SPM ini cepat diadaptasi maka penerapan SPM juga telah dilaksanakan di nagari Bukit Tandang Kecamatan Bukit Sundi Kabupaten Solok dengan penanaman mulai dilaksanakan pada tanggal 28 april 2025. Berdasarkan pengamatan lapangan penerapan Sawah pokok Murah sangat praktis dan mudah dilaksanakan oleh petani karena hal sebagai berikut :
Dengan prinsip SPM ini dimana tanah tidak dilakukan pembajakan menggunakan mesin handtraktor, dan tdak dicangkul. Hanya saja dilakukan pembuatan bedeng/saluran air dengan langkah persiapan lahannya sebagai berikut :
Setelah Persiapan lahan selesai maka baru kita lakukan persemaian seperti biasa dengan terlebih dahulu kita lakukan seleksi benih. Dan ketika benih berumur lebih kurang 15 hari maka benih siap untuk dipindahkan tanam ke lokasi yang sudah kita siapkan dengan tetap memperhatikan jumlah benih ditanam 2-3 batang perlobang tanam, ditatam kedalaman 1-2 cm dan jarak tanam 25cm x 25cm ( 4 baris dalam satu bedeng tanam).
Dengan melihat perkembangan tanaman di lokasi Nagari Bukit Tandang ini, maka Sawah pokok Murah ( SPM) dengan menggunaan mulsa jerami menjadi solusi bagi petani untuk efisiensi dalam biaya produksi usaha tani padi sawah dan sekaligus dapat menigkatkan produksi padi itu sendiri.
Sumber : Buku saku SPM dan penerapan SPM diNagari Bukit Tandang
Dituis Oleh : Rosi Zurmi,SP ( Penyuluh Pertanian Ahli Pertama BPP Kec. Bukit Sundi kab. Solok)

Pendayagunaan Penyuluh Pertanian Mendukung Swasembada Pangan Melalui Desiminasi Teknologi Informasi
REDAKSI
Tentang KamiKontak